Manokwari , TP – Cuaca panas diikuti kemarau sedang melanda Manokwari dan sekitarnya. Peristiwa kebakaran pun sudah terjadi di beberapa daerah. Salah satunya di Kabupaten Teluk Bintuni.
Sekaitannya dengan itu, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono mengajak masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada. Menurut prediksi BMKG, kata Mugiyono, saat ini Manokwari sedang mengalami cuaca panas dan tidak turun hujan kemungkinan sampai Oktober.
“Untuk itu, saya mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” imbau Mugiyono saat ditemui wartawan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Selasa (11/8/2026).
Lebih khusus kepada iyang merokok, Mugiyono meminta lebih bijak untuk memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang, terutama ketika berada di sekitar rumput kering dan mudah terbakar.
“Bukan hanya kepada yang masih merokok, pastikan rokok mati dulu. Kita kan tidak tahu, satu yang kecil-kecil bisa juga lebih besar, apalagi di semak-semak yang ada rumput keringnya di bawah,” pesannya.
Dari segi pemerintahan, Mugiyono mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menyiapkan langkah deteksi dini untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemkab Manokwari akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membahas langkah pencegahan dan deteksi dini karhutla.
Mugiyono menekankan, koordinasi diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
“Secara teknis kita belum, karena penanganan persoalan kebakaran hutan dan lahan juga berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi. Tapi kita kan ada lingkungan, jadi kita akan lakukan koordinasi,” jelasnya. [SDR-R2]




















