Manokwari, TP – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Provinsi Papua Barat menggelar Renungan Malam Pemuda Indonesia sekaligus pengibaran 1.000 bendera Merah Putih di sepanjang jalur hijau jalan protokol Kota Manokwari, Kamis (13/8/2026) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia strat dari Kali Dingin Wosi, tepatnya depan Sinar Suri.
Renungan malam ini diikuti sekitar 500 pemuda dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berhimpun di DPD KNPI Papua Barat, serta Ikatan Pemuda dari paguyuban suku Nusantara.
Hadir mewakili Gubernur Papua Barat, Kepala Dinas Kesehatan dr. Alwan Rimosan, disaksikan pula oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat I Putu Gdede Astawa, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, serta Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare.
Ketua DPD KNPI Papua Barat, Dr. Sammy Dj. Saiba, menyampaikan kegiatan ini bermakna sebagai pengingat kembali bahwa kemerdekaan RI lahir atas desakan dan perjuangan pemuda yang mendesak para pemimpin bangsa segera memproklamirkan kemerdekaan, tanpa menunggu pemberian dari penjajah.
Oleh karena itu, KNPI memilih tanggal 13 Agustus sebagai momentum merenungkan peran pemuda dalam sejarah pergerakan kemerdekaan.
“Kemerdekaan ini bukan sekadar dirayakan dengan pesta dan keramaian, melainkan saatnya kita merenungkan kembali perjalanan bangsa. Terutama di tengah situasi yang penuh tantangan saat ini, pemuda dituntut kembali berada di barisan terdepan, mendukung kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun khususnya di Provinsi Papua Barat,” ujar Saiba.

Ia juga menyoroti kondisi pemuda masa kini yang dinilai berada dalam posisi dilematis. Jika tidak bersatu dan tidak memiliki arah yang jelas, hal itu berisiko menjadi kegagalan besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Karena itu, renungan malam ini menjadi momen memotivasi generasi muda agar menyadari bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan diperjuangkan,” tegasnya.
Kegiatan pengibaran seribu bendera Merah Putih diharapkan semakin membangkitkan semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, dan mengingatkan seluruh elemen bangsa akan jasa serta peran strategis pemuda dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa. [FSM-R2]




















