Sorong, TP — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bambu Kuning di Jalan Sorong–Makbon, Kota Sorong, kembali beroperasi Rabu (7/10/2026). Asisten III Setda Kota Sorong, Musa Fonataba, membenarkan pembukaan tersebut.
Ia mengatakan, armada pengangkut sampah kini terlihat kembali beraktivitas, mengevakuasi tumpukan sampah yang sempat menumpuk di sejumlah titik kota.
Namun, hingga kini Pemkot Sorong belum memberikan penjelasan resmi dan rinci mengenai penyelesaian persoalan yang memicu penutupan akses TPA sejak 1 Oktober 2026.
Gangguan tersebut sempat menghentikan operasional PT Bangun Malamoi Indah (BMI), menyebabkan sampah menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap di berbagai kawasan.
Kondisi ini terasa ironis karena terjadi tak lama setelah Kota Sorong menerima penghargaan terkait pengelolaan sampah dan lingkungan. Hingga saat ini, Kepala Dinas PPLH maupun Dinas Pertanahan Kota Sorong belum memberikan respons terhadap upaya konfirmasi wartawan selama beberapa hari terakhir.
Publik membutuhkan kejelasan, apa penyebab gangguan, bagaimana proses penyelesaiannya, siapa pihak-pihak yang terlibat, serta langkah konkret Pemkot agar persoalan serupa tidak terulang di masa mendatang. Komunikasi yang terbuka dan transparan sangat diharapkan masyarakat. [CR30-R2]









