Manokwari, TP – Bupati Manokwari, Hermus Indou meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari berpartisipasi dalam mengatasi persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah dengan menyumbangkan masing-masing satu unit bak sampah untuk Kota Manokwari.
Hermus mengatakan, kondisi sejumlah bak sampah yang sudah rusak dan bocor membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh OPD mengambil bagian dalam mendukung penyediaan fasilitas penampungan sampah.
“Saya minta setiap OPD sumbang satu bak sampah. OPD kita ada 48, jadi masing-masing satu bak sampah. Pak Sekda, tolong konsepkan surat kepada semua OPD,” pinta Hermus di hadapan para ASN saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Manokwari, Senin (2/11/2026).
Ia mengatakan, keterlibatan seluruh OPD diperlukan karena Pemkab Manokwari tidak bisa hanya mengandalkan anggaran melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Manokwari untuk memenuhi kebutuhan bak sampah. Terlebih, kemampuan keuangan daerah juga memiliki keterbatasan.
‘Saya bersama Pak Wakil Bupati juga berkomitmen menyumbangkan masing-masing satu unit bak sampah,” kata Hermus.
Selain menggerakkan OPD, Pemkab Manokwari juga akan mendorong keterlibatan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Hermus meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) segera mengaktifkan forum CSR agar program tersebut dapat berjalan dan perusahaan-perusahaan di Manokwari turut berpartisipasi.
“Pabrik semen menyatakan kesediaannya untuk sumbang 15 unit bak sampah. Dengan adanya kontribusi OPD dan perusahaan melalui CSR, kebutuhan bak sampah dapat terpenuhi tanpa harus sepenuhnya membebani anggaran daerah,” terangnya.
Bupati Hermus berjanji, anggaran yang tersedia nantinya dapat lebih difokuskan untuk membiayai kebutuhan lain, termasuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN.
“Saya bersama Pak Wakil Bupati berkomitmen TPP harus tetap dibayar. Bulan ini tiga bulan diselesaikan, nanti bulan Desember tiga bulan lagi supaya selesai. Jangan sampai kami berutang kepada Bapak Ibu,” ujarnya. [SDR-R2]










