Manokwari, TP – Kontingen Bela Diri Provinsi Papua Barat bertolak secara bertahap ke Kudus, Jawa Tengah, untuk berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan tanggal 11-26 Oktober 2025.
Keberangkatan Kontingen Bela Diri Papua Barat langsung dilepas Oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan yang diwakili Asisten I Setda Papua Barat, Syors Alberth Ortisanz Marani yang ditandai penyerahan Pataka Papua Barat kepada Ketua Harian KONI Papua Barat, Jony Saiba, di Mansinam Beach Manokwari, Selasa (7/10) kemarin.
Pada perhelatan PON Bela Diri kali ini, Jony Saiba mengatakan, KONI Papua Barat mengirim sebanyak 45 atlit yang terdiri dari enam cabang olah raga yakni, Ju-Jitsu, Karete, Gulat, Pencak Silat, Taekwondo dan Kempo.
” Jumlah atlet per cabor bervariasi, ada 15 atlet dan 8 atle, sedangkan pelatih dan offsial dari 6 cabor itu sebanyak a 25 orang. Atlet Taekwondo dan Gulat berangkat duluan,” terang Jony Saiba sebagaimana dikutip dari laman Berita Antara.
Jony Saiba berharap, atlet bela diri Papua Barat tetap fokus menjaga kebugaran agar mampu menampilkan performa terbaik dan tetap menjujung tinggi spotivitas saat bertarung dengan atlet dari provinsi lainnya. ” Kami tidak memasng target khusus, tapi berharap semua atlet bisa tampil dengan baik,” kata Jony Saiba.
Menurut Asiste I Setda Papua Barat, perhelatan PON merupakan ajang neraih prestasi sekaligus menjadi tolak ukur keberhasilan pembinaan olahraga daerah.
Marani berpesan kepada atelt yang berpartisipasi pada PON Bela Diri 2025 ini, untuk memahami filosofi bela diri yaitu, tidak mudah menyerah, mampu mengendalikan diri, mengutamakan sportivitas dan tetap menjaga persuadaraan dengan atlet lainnya. [K&K-R2]




















