Manokwari, TP — Mantan Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia ( DPD REI) Papua Barat, V. Julius Lois menaruh harapan kepada pengurus DPD REI Papua Barat yang baru untuk mengembangkan lebih banyak OAP menjadi developer perumahan.
Kepemimpinan DPD REI Papua Barat periode 2026-2026 dilanjutkan Nandika Bramantyo yang terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV, di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa (10/2/2026).
Julius berharap, kepengurusan yang baru dapat membawa REI Papua Barat ke arah yang lebih baik, khususnya dalam mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.
Ia mengingatkan, meskipun pembangunan perumahan di Papua Barat akan terus berlanjut ke depannya, namun harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan.
“Developer harus menyiapkan lahan dan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan, karena pembangunan perumahan tidak boleh menghabiskan ruang kota tanpa perencanaan yang baik,” kata Julius dalam Musda IV DPD REI Papua Barat, di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa kemarin.
Selain itu, Julius menginginginkan agar kepengurusan DPD REI Papua Barat periode yang baru dapat melanjutkan programnya yaitu mengembangkan orang asli Papua (OAP) sebagai developer perumahan.
“Target kita, pembangunan perumahan di Papua Barat dapat dipelopori oleh orang asli Papua, mengingat ketersediaan lahan yang cukup luas namun belum tergarap secara optimal,” jelasnya.
Dia menambahkan, selama kurang lebih 7 tahun kepemimpinanya, REI Papua Barat telah membangun sebanyak 7.800-unit rumah yang mayoritas merupakan rumah bersubsidi, dan 175-unit usaha turut bergerak dan terdampak secara ekonomi dari sektor perumahan tersebut.
“Pembangunan rumah subsidi turut menggerak ekonomi, karena pembangunan satu rumah membutuhkan pasir, batu, dan perlengkapan lainnya, sehingga sektor industri ekonomi terus berputar,” pungkasnya. [SDR-R2]




















