Sorong, TP – Polda Papua Barat Daya berencana melaksanakan program trauma healing atau pemulihan mental bagi masyarakat yang terdampak serangkaian insiden penyerangan di Kabupaten Tambrauw. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis warga yang mengalami tekanan dan ketakutan berulang.
Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Hengkelare, menyampaikan bahwa program tersebut saat ini sedang dipersiapkan dan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Tujuannya untuk membantu masyarakat memulihkan kondisi mental dan mengurangi rasa takut pasca kejadian yang terjadi beberapa kali di Tambrauw,” ujar Jenny kepada wartawan, Kamis (9/4).
Kegiatan ini akan menyasar warga di wilayah terdampak, dengan fokus khusus pada kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan.
Pelaksanaannya akan melibatkan personel kepolisian yang memiliki kompetensi di bidang psikologi serta bekerja sama dengan pihak terkait, guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Selain fokus pada pemulihan psikologis, Polda juga terus meningkatkan langkah-langkah pengamanan di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terulangnya gangguan keamanan di masa mendatang.
Pihaknya berharap, melalui program ini, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan memulihkan rasa percaya diri dalam kehidupan sosial. [CR30-R2]




















