Dua Anggota Polresta Sorong Terkena Lemparan Saat Aksi Massa Menuntut Pelaku Penikaman Maxi Bless Ditangkap
Sorong, TP – Dua anggota kepolisian dari Polresta Kota Sorong terpaksa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit usai menjadi korban kekerasan saat terjadi aksi massa di depan Mapolresta, Selasa (28/4/2026) dini hari. Insiden ini berlangsung dalam rangkaian aksi protes menyusul tewasnya Maxi Blees, seorang sekuriti, akibat penikaman.
Kasi Humas Polresta Kota Sorong, Didien, membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskannya, kedua personel yang menjadi korban adalah Bripda Cladio dan Bripda Aril.
“Bripda Cladio mengalami patah gigi akibat terkena lemparan, sementara Bripda Aril menderita luka serius di bagian kepala. Saat ini keduanya sedang dalam perawatan medis,” ujar Didien melalui keterangan singkatnya.
Terpisah, pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi suatu peristiwa hukum. Didien menegaskan bahwa kepolisian sangat terbuka dalam menerima aspirasi maupun masukan dari publik, namun penyampaiannya harus dilakukan dengan cara-cara yang sesuai aturan dan tidak melanggar hukum.
“Aksi massa dengan jumlah besar yang tidak tertib sangat berpotensi menimbulkan kerawanan baru, baik bagi masyarakat maupun bagi aparat keamanan. Kami mengimbau agar segala bentuk aspirasi disampaikan secara aman, tertib, dan tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja profesional dalam mengungkap kasus kematian Maxi Blees serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. [CR30-R2]




















