Sorong, TP – Program unggulan AZKO Berbagi Cahaya kembali digulirkan di Kota Sorong. Kali ini, kegiatan sosial tersebut menyasar warga Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur, dengan membagikan sebanyak 500 unit lampu LED hemat energi pada Senin (18/5/2026).
Store Manager AZKO Sorong, Hamzah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua di wilayah Sorong, setelah sebelumnya program serupa sukses dilaksanakan di Kompleks Kokoda, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Manoi pada Juli 2025 silam.
Secara nasional, program ini telah digagas dan mulai dijalankan sejak tahun 2017. Kini, inisiatif tersebut diperkuat dengan komitmen jangka panjang hingga tahun 2030, dengan target mendistribusikan lampu hemat energi ke rumah tangga, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas umum di berbagai kota di Indonesia.
Gerakan ini menghadirkan donasi lampu LED tidak hanya untuk keperluan penerangan semata, tetapi juga bertujuan mendorong efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta memperluas akses masyarakat terhadap pencahayaan yang ramah lingkungan.
Melalui program ini, AZKO turut mendukung upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup hemat energi yang bertanggung jawab, demi masa depan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Klamana, Maryon Huwae, S.STP, menyambut baik kedatangan tim AZKO. Ia menyampaikan bahwa 500 buah lampu LED yang diserahkan nantinya akan dibagikan kepada 250 Kepala Keluarga yang telah terdata di wilayahnya.
“Bantuan dari program AZKO Berbagi Cahaya ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi pemerintah daerah dalam menghadirkan penerangan yang memadai di kelurahan, desa, maupun kampung yang ada di Kota Sorong. Kita bersyukur dan memuji Tuhan, tahun ini giliran Kelurahan Klamana yang mendapatkan perhatian. Ini menjadi berkat besar bagi masyarakat kami,” ujar Maryon penuh rasa syukur.
Lebih jauh Maryon mengakui, kehadiran bantuan ini sangat dibutuhkan dan akan sangat membantu warga Klamana. Pasalnya, wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir cukup sering terjadi tindak kriminalitas, khususnya di titik-titik jalan yang minim penerangan saat malam hari.
“Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat. Dengan lingkungan yang lebih terang, kami berharap berbagai tindak kejahatan seperti pencurian maupun penjambretan yang kerap dilaporkan warga dapat diminimalisasi atau bahkan hilang sama sekali,” jelasnya.
Maryon menargetkan, penyaluran bantuan ini dapat segera diselesaikan dan dinikmati oleh seluruh warga penerima paling lambat akhir bulan Mei 2026 ini.[CR24-R2]




















