• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home News

Kabut Asap Belum Hilang, Penerbangan di Bandara Rendani Belum Normal

AdminTabura by AdminTabura
12/10/2026
in News
0
Kabut Asap Belum Hilang, Penerbangan di Bandara Rendani Belum Normal

Kepala BLU Kantor UPBU Rendani Manokwari, Herman Sujito, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Rendani Manokwari, Cipta Utama, memberikan keterangan pers kepada wartawan di Bandara Rendani, Senin (12/10/2026). Foto:TP/SDR

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Penumpang Diimbau Terus Pantau Jadwal Penerbangan

Manokwari, TP – Penerbangan di Bandara Rendani Manokwari sampai saat masih belum normal seratus persen karena gangguan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di luar Manokwari.

Kepala BLU Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan, kabut asap yang menyelimuti wilayah Manokwari menyebabkan jarak pandang tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan, membuat sejumlah pesawat tidak dapat mendarat sesuai jadwal serta membatalkan penerbangan.

Herman membeberkan, pada Sabtu 10 Oktober, enam penerbangan menuju Bandara Rendani dibatalkan, yaitu ada Wings Air dari Kaimana dan Nabire, Batik Air dari Sorong, Lion Air dari Sorong dan Jayapura, serta Super Air Jet dari Makassar.

“Hari Sabtu, dari pagi sampai sore jarak pandang sama sekali tidak membaik ada enam penerbangan yang dibatalkan,” kata Herman didampingi Kepala Seksi Operasi Bandara dan Keamanan Penerbangan, John Kokali, dan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Rendani Manokwari, Cipta Utama, kepada wartawan di kantor, Senin (12/10/2026).

Sementara, pada Minggu, 11 Oktober sejumlah pesawat berhasil mendarat namun mengalami keterlambatan. Seperti, penerbangan Super Air Jet yang seharusnya tiba sekitar pukul 19.00 WIT baru bisa  mendarat di Bandara Rendani sekitar pukul 22.30 WIT dan kembali terbang sekitar pukul 01.30 WIT Senin dini hari.

“Ada juga penerbangan Lion Air dan Batik Air yang dijadwalkan tiba pada pagi hari juga baru dapat mendarat pada siang hari,”  bebernya.

Kepala Bandara menambahkan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional penerbangan. Apabila kondisi cuaca dan jarak pandang telah memenuhi persyaratan keselamatan, pelayanan penerbangan dilakukan berdasarkan urutan pengajuan izin dan kesiapan operasional masing-masing maskapai.

“Kalau jarak pandang memungkinkan dan bagus, sesuai dengan standar keselamatan, maka pesawat bisa masuk ke Bandara Rendani. Kondisi kabut asap mulai meningkat sejak akhir September 2026 dan hingga kini berdampak terhadap kelancaran jadwal penerbangan di Bandara Rendani,” imbuh Herman.

Mengingat kabut asap masih terjadi, Herman  mengimbau penumpang untuk terus memperbarui informasi melalui kanal resmi maskapai masing-masing guna memastikan kepastian jadwal keberangkatan mulai dari  perubahan jadwal, pengaturan ulang penerbangan (reschedule), maupun pengembalian dana (refund) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hari ini kami dapat informasi penerbangan di Sorong yang terganggu karena kabut asapnya mengarah kesana. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan maskapai agar mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan,” pungkasnya. [SDR-R2]

Previous Post

Fransiscus Tanuardus Kembali Maju Dalam Bursa Calon Ketua Asprov PSSI Papua 2026-2030

Next Post

BMKG Sebut Kabut Asap di Manokwari Kiriman dari Kebakaran di Papua Selatan

Next Post
BMKG Sebut Kabut Asap di Manokwari Kiriman dari Kebakaran di Papua Selatan

BMKG Sebut Kabut Asap di Manokwari Kiriman dari Kebakaran di Papua Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!