Manokwari, TABURAPOS.CO – Rumah Besar Flobamora Papua Barat, menyemarakan hari jadi yang ke 7 tahun pada 25 September 2022, dengan menggelar berbagai perlombaan.
Salah satu yang berlangsung pertandingan futsal, setelah dibuka oleh perwakilan Pj gubernur Papua Barat, M. Tawakal selaku staf ahli bidang kemasyarakat, bergulir di salah satu lapangan futsal di Manokwari, Rabu (7/9) malam.
Dirinya berharap, pertandingan futsal dapat meningkatkan hubungan persaudaraan antar sesama keluarga Flobamara baik tingkat kabupaten, kota dan provinsi.
Ketua Umum Perhimpunan Rumah Besar Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo menyebutkan, pertandingan diikuti 29 tim dari Perhimpunan Rumah Besar Flobamora dari Kota Sorong, Sorong dan Manokwari.
“Perlu diketahui masyarakat Flobamora yang ada dimana saja berada, dalam rangka HUT Flobamora ke 7 dan juga Ikatan Perempuan ke 7 dan angkatan muda yang pertama, sebelum hari H kita adakan berbagai kegiatan olahraga, tarik tambang, catur, gaplek, masih banyak lagi, tapi karena waktu yang terbatas, sehingga kita batasi 29 peserta saja,” ujarnya kepada para wartawan setelah pembukaan di lapangan futsal di Reremi, semalam.

Sebagai ketua umum Flobamora Papua Barat, Clinton merasa bersyukur karena anak muda Flobamora sangat banyak, dan melalui kegiatan ini semua orang timur, NTT yang ada di Manokwari, Papua Barat, bisa saling mengenal.
“Kita ada dua slogan beta Flobamora, beta NTT, beta NTT beta Flobamora, itu slogan kita dan dimana kita berada kita bawa dua slogan itu,” ujarnya.
Clinton turut berterima kasih kepada Pj gubernur Papua Barat, Bupati Manokwari yang menyumbang Rp 50 juta, Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan yang juga sebagai sesepuh masyarakat Flobamora Papua Barat, yang menyumbang Rp 20 juta, serta lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
BACA JUGA: Pemerintah Provinsi Diminta Fasilitasi Konsultasi Publik ke-3 Kepemilikan Lahan PPI Sanggeng
Clinton Tallo berpesan, kepada keluarga besar Flobamora di mana saja berada saling merangkul, bergandengan tangan kembali merajut Papua Barat kedepan.
“Mungkin selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan atau gesekan-gesekan sesama anak Flobamora, kita hilangkan itu, mari kita bersatu di tanah rantau, di negeri orang, dimana saja masyarakat Flobamora dimana berada mari menjaga Papua Barat dan Manokwari sebagai rumah kita bersama,” pungkasnya. [SDR-R4]




















