Manokwari, TABURAPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng Dinas Sosial Manokwari, melakukan sosialisasi pemilu dan cara pencoblosan pada kaum difabel atau penyandang disabilitas, Selasa (12/120.
Kepala Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Manokwari, Ronny Wanggai menjelaskan, sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban para disabilitas pada pemilu 2024, serta mekanisme dan tata cara memberikan hak suaranya. “Ini sesuai arahan dari pimpinan di KPU RI untuk melakukan penambahan sosialisasi untuk pemilu 2024,” imbuhnya.
Ronny mengungkapkan, Selasa (kemarin) mensosialisasikan sosialisasi ke penyandang disabilitas dan tanggal 14 Desember kita sosialisasi di kaum marjinal di Sanggeng,” imbuh Ronny kepada wartawan via telepon, Selasa (12/12).
Ia menjelaskan, selain sosialisasi, pihaknya juga melakukan simulasi cara pencoblosan khususnya untuk tuna netra.
Nantinya, akan ada surat suara khusus untuk tuna netra yang memiliki garis atau huruf timbul yang bisa diraba. Sehingga tuna netra bisa mengetahui mana yang jadi pilihannya.
Ia menambahkan, setelah sosialisasi, pihak KPU akan melakukan pendataan terhadap seluruh kaum difabel di Kabupaten Manokwari. Diperkirakan jumlah kaum difabel atau berkebutuhan khusus di Manokwari berjumlah 250 orang.
“Setelah pendataan nanti akan terlihat jelas kebutuhan surat suara di masing-masing TPS untuk penyandang disabilitas, khususnya tuna netra. Dengan begitu tiap TPS yang ada kaum difabelnya akan memberikan prioritas khusus pada mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada pemilu 2024 Kabupaten Manokwari memiliki 673 TPS dan seluruhnya tidak ada TPS khusus untuk kaum difabel. Jumlah TPS tersebut sudah ditetapkan oleh komisioner KPU sebelumnya.
“Tadi saat sosialisasi mereka (kaum difabel red) mengharapkan KPU siapkan TPS khusus untuk penyandang disabilitas. Tapi saat ini TPS sudah ditetapkan sebelum komisioner KPU yang diangkat tahun 2023 ini. Aspirasi tersebut mungkin akan kita jawab dan akomodir saat pelaksnaan pemilu kepala daerah,” pungkasnya.
Plt Kepala Dinsos Manokwari, Ferdy Lalenoh memberikan apresiasi pada KPU Manokwari yang memiliki kepedulian pada kaum difabel. Diharapkan sosialisasi ini hanya untuk dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi penyandang disabilitas pada Pemilu 2024.
“Kami berharap sekiranya juga bisa dipertimbangkan untuk dapat didirikan TPS khusus bagi penyandang disabilitas agar dapat terintegrasi dan terorganisir dengan baik, karena dalam pelayanan disabiltas tentu mengacu kepada aksesbilitasnya,” ujar wartawan, kemarin.
Ia menambahkan, sosialisasi yang diselenggarakan di Asrama Disabilitas Manokwari tersebut menyasar seluruh keterwakilan kaum difabel seperti tuna netra, tuna daksa, tuna rungu dan tuna wicara.
“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kaum difabel atau yang berkebutuhan khusus,” pungkasnya. [SDR-R3]




















