Manokwari, TP – Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan anggaran di SMAN Taruna Kasuari. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari insiden penganiayaan yang melibatkan puluhan siswa di sekolah tersebut.
Hal ini disampaikan Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (27/4/2026). Ia menyebutkan bahwa sebelumnya, Wakil Ketua II DPRPB Syamsudin Seknun telah bertemu langsung dengan orang tua korban yang melakukan aksi protes, dan menyampaikan komitmen lembaga legislatif untuk mengawal permasalahan ini.
“Sesuai dengan fungsi dan kewenangan kami, DPR Papua Barat akan mengawasi secara ketat bagaimana sistem pendidikan berjalan dan bagaimana anggaran digunakan di sekolah tersebut,” tegas Wonggor.
Menurutnya, insiden yang terjadi pada Rabu (22/4/2026) malam, di mana sekitar 60 siswa kelas XI melakukan penganiayaan terhadap siswa kelas X, menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menilai bahwa persoalan ini tidak hanya menyangkut kedisiplinan siswa, tetapi juga menyentuh aspek manajemen sekolah, keamanan, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa dan daerah. Kita harus memastikan lingkungan pendidikan mereka kondusif. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah agar lebih memperhatikan pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.
Wonggor menambahkan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan dengan manajemen sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan untuk membahas solusi terbaik. Ia juga menyoroti isu penerimaan siswa yang diduga melebihi kuota yang ditetapkan.
“Panitia penerimaan siswa baru dan dinas pendidikan harus lebih selektif dan taat aturan. Jika kapasitas hanya untuk 100 siswa, maka jangan terima lebih dari itu. Apalagi jika hanya karena ada permintaan atau titipan tertentu, yang akhirnya justru membebani anggaran, fasilitas, dan kenyamanan belajar,” tandasnya.[FSM-R2]




















