Sorong, TP – Belum mendapat kepastian soal penangkapan pelaku penikaman yang merenggut nyawa Maxi Bless, seorang petugas keamanan, keluarga korban bersama puluhan warga melakukan aksi protes ke Mapolresta Sorong Kota. Rombongan bahkan membawa jenazah korban menggunakan ambulans saat mendatangi kantor polisi tersebut, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIT.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Sorong Barat. Kerabat dan warga yang hadir memadati halaman Mapolresta, menyatakan ketidakpuasan karena hingga saat ini belum ada kejelasan siapa pelaku beserta motif di balik kejadian yang menewaskan Maxi Bless tersebut.
Suasana sempat memanas dan tegang. Aparat keamanan dikerahkan secara ketat, bahkan satu unit water cannon disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan atau aksi anarkis yang mungkin terjadi.
Melalui aksinya, massa menuntut pertemuan langsung dengan pimpinan Polresta Sorong Kota maupun Polda Papua Barat Daya. Mereka meminta penjelasan resmi dan perkembangan terbaru dari proses penyelidikan yang telah dilakukan sejauh ini.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih dalam pengamanan ketat. Petugas kepolisian terus berupaya menenangkan massa dan mencari solusi, sementara keluarga serta warga tetap bertahan di lokasi menunggu jawaban dan kepastian dari pihak berwenang.(CR30-R2]




















