Sorong ,TP – KRI Bawal-875, yang merupakan unsur Kapal Perang dalam jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut XIV (Kodaeral XIV) Sorong, berhasil melakukan pertolongan dan penyelamatan terhadap sebuah kapal SPOB TK II. Kapal tersebut mengalami gangguan teknis dan tidak dapat bergerak lantaran baling-baling atau propeller-nya tersangkut jaring nelayan di perairan Teluk Bintuni, pada Selasa (19/5/2026).
Komandan KRI Bawal-875, Letkol Laut (P) Bayu Indra Wirawan, S.H, menerangkan bahwa kejadian bermula saat kapal yang dipimpinnya sedang melaksanakan tugas operasi di laut. Petugas menerima sinyal informasi darurat dari kapal SPOB TK II yang melaporkan kondisi kapal mengalami kendala serius karena baling-balingnya terbelit jaring, sehingga tidak mampu bergerak sama sekali.
Mendapatkan laporan tersebut, KRI Bawal-875 segera bergerak menuju titik koordinat kapal yang mengalami kesulitan. Setibanya di lokasi, terlihat kapal tersebut hanya terapung-apung di tengah perairan. KRI Bawal-875 kemudian mendekat hingga ke posisi aman dan segera menurunkan pasukan penyelam terbaik untuk melakukan pemeriksaan sekaligus penanganan langsung pada bagian baling-baling kapal tersebut.
“Kegiatan penyelaman berlangsung selama hampir tiga jam secara bergantian. Prajurit KRI Bawal-875 yang telah terlatih dengan sigap melakukan pemotongan dan pelepasan seluruh jaring yang terbelit kuat di baling-baling kapal SPOB TK II,” jelas Komandan KRI Bawal-875.
Setelah seluruh jaring berhasil dilepaskan dan fungsi baling-baling dinyatakan kembali normal, kapal SPOB TK II sudah dapat beroperasi kembali. Sementara itu, KRI Bawal-875 kembali melanjutkan tugas pokoknya mengamankan wilayah perairan di kawasan timur Indonesia dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapsiagaan seluruh unsur jajaran Kodaeral XIV Sorong. Menurutnya, personel selalu siap dan tanggap diterjunkan baik dalam misi pencarian dan pertolongan (SAR) maupun operasi lainnya yang bertujuan membantu dan meringankan kesulitan masyarakat di wilayah kerja mereka.
Langkah cepat dan tanggap ini dinilai selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut, aktif dalam misi kemanusiaan dan sosial, serta senantiasa hadir memberikan manfaat nyata langsung bagi masyarakat luas. [CR24-R2]




















