Manokwari, TP – Asisten I Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat dan Otonomi Khusus Setda Papua Barat Syors A.O. Marini memerintahkan Badan Kesbangpol menyurati empat kabupaten yang tidak mengirimkan perwakilan pada seleksi Calon Paskibra tingkat provinsi tahun 2026. Keempat daerah tersebut adalah Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, dan Kaimana, yang beralasan keterbatasan anggaran.
Perintah ini disampaikan usai pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibra di BPMP Papua Barat, Rabu (22/7). “Kesbangpol diminta menegaskan agar tahun depan seluruh kabupaten wajib mengirimkan perwakilan,” tegasnya.
Kepala Kesbangpol Papua Barat Rheinhard C. Maniagasi merespons instruksi tersebut. Pasca peringatan HUT RI ke-81, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi evaluasi guna memastikan ketiadaan perwakilan tidak terulang pada tahun 2027.
Sebelumnya, Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor juga menegaskan hal serupa. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan absen, sebab momentum ini sarana menanamkan nasionalisme, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap negara. “Setiap kabupaten harus ada perwakilannya, agar seluruh putra-putri Papua Barat merasakan menjadi bagian dari bangsa,” ujarnya. [FSM-R2]



















