• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home PAPUA BARAT

Empat Kabupaten Absen Kirim Paskibra, Eksekutif dan Legislatif Papua Barat Angkat Bicara

AdminTabura by AdminTabura
23/07/2026
in PAPUA BARAT
0
Empat Kabupaten Absen Kirim Paskibra, Eksekutif dan Legislatif Papua Barat Angkat Bicara

Asisten I Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat dan Otonomi Khusus Setda Papua Barat, Syors A.O. Marini.

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Asisten I Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat dan Otonomi Khusus Setda Papua Barat Syors A.O. Marini memerintahkan Badan Kesbangpol menyurati empat kabupaten yang tidak mengirimkan perwakilan pada seleksi Calon Paskibra tingkat provinsi tahun 2026. Keempat daerah tersebut adalah Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, dan Kaimana, yang beralasan keterbatasan anggaran.

Perintah ini disampaikan usai pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibra di BPMP Papua Barat, Rabu (22/7). “Kesbangpol diminta menegaskan agar tahun depan seluruh kabupaten wajib mengirimkan perwakilan,” tegasnya.

Kepala Kesbangpol Papua Barat Rheinhard C. Maniagasi merespons instruksi tersebut. Pasca peringatan HUT RI ke-81, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi evaluasi guna memastikan ketiadaan perwakilan tidak terulang pada tahun 2027.

Sebelumnya, Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor juga menegaskan hal serupa. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan absen, sebab momentum ini sarana menanamkan nasionalisme, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap negara. “Setiap kabupaten harus ada perwakilannya, agar seluruh putra-putri Papua Barat merasakan menjadi bagian dari bangsa,” ujarnya. [FSM-R2]

Previous Post

Tanah Bagian Identitas Orang Papua, Gubernur: Pengakuan Adat dan Negara Harus Beriringan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!