Manokwari, TP – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua Barat gelar penanaman 250 bibit pohon sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem sekaligus menyongsong hari jadi PMI pada 17 September 2026, di pesisir pantai Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Jumat (28/8/2026).
Kepala Bidang Sosial PMI Papua Barat, dr. Ria Maria Come mengatakan, sebanyak 250 bibit pohon berbagai jenis tanaman ini akan ditanam dan bibitnya juga akan didistribusikan kepada masyarakat di sekitar pesisir pantai Amban.
“Kegiatan ini merupakan upaya kita bersama masyarakat dalam menjaga pelestarian lingkungan sekaligus menargetkan kedepannya wilayah pesisir Amban akan menjadi objek wisata di masa mendatang,” kata Maria Come kepada wartawan di sela-sela keviatan penanamam tersebut.
Dikatakan Maria Come, sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan, maka salah satu dari sekian program yang digagas menyambut hari jadi PMI adalah penanaman pohon.
“Kedepannya, ada sejumlah kegiatan sosial lainnya yang akan kami lakukan menyambut hari jadi PMI,” tandas Maria Come yang juga Ketua Panitia HUT PMI.
Senada juga disampaikan, Kepala Bidang Penanggulangan Resiko Bencana, PMI Papua Barat, Agus Rumbewas mengatakan, bibit tanaman pohon yang ditanam di pesisir pantai adalah jenis pohon kelapa dan cemara pantai, mahoni serta bibit tanaman pucuk merah.
“Ada beberapa jenis tanaman buah termasuk cemara pantai, tapi saat ini kita belum tanamam karena perlu penyesuaian lingkungan. Sebab tanaman-tanaman ini diambil dari dataran tinggi, jadi perlu ada penyesuaian dulu selama 1 sampai 2 bulan kedepan,” kata Rumbewas kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).
Dikatakan Rumbewas, pihaknya juga memilih bibit tanaman buah dengan harapan kedepannya, Pantai Wisata Amban tidak hanya indah dari sisi pemandangan alamnya tetapi juga ada tanaman buah yang berfungsi mengantikan pohon-pohon yang ditebang.
“Kami berharap, masyarakat yang berdomisili di pesisir pantai Amban ini dapat menjaga dan merawat tanaman-tanaman tersebut sebagai upaya bersama menjaga pelestarian alam kita,” tandas Rumbewas. [FSM-R2]










